Sebenarnya sajian yang paling umum digunakan untuk sarapan ialah roti dan nasi. Tapi, sebagian menentukan nasi alasannya ialah lebih memberi pengaruh kenyang dibandingkan roti. Nah, kalau Anda ingin menyantap nasi dengan bentuk yang berbeda supaya tambah semangat, silahkan membaca kelanjutan resep kolo khas NTT ini.
![]() |
Kolo Khas NTT |
Kolo yang merupakan salah satu masakan khas dari Manggarai, NTT ialah nasi bakar yang dimasak dengan bambu. Bambu yang digunakan ialah bambu muda yang panjangnya kurang lebih 30 cm. Jadi, sehabis nasi dicampur bumbu, gres dibakar. Proses pematangannya dengan resep kolo khas NTT berlangsung selama 30 menit.
Rasa masakan ini sangat gurih dan nikmat. Cita rasanya semakin alami, manakala terdapat campur tangan daun pisang sebagai daerah menutup bambunya. Untuk lebih jelasnya, Anda sanggup membaca kelanjutan resep kolo khas NTT berikut!
Bahan Kalo
- Beras secukupnya
- Garam secukupnya
- Bumbu penyedap rasa sesuai selera
Peralatan Kalo
- Daun pisang secukupnya
- Bambu, diameter 7 cm dan panjang 30 cm
Cara Membuat Kalo
- Pertama, Anda harus menyiapkan bahan-bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Jangan lupa memotong bambu sesuai ukuran yang ditentukan
- Kedua, cucilah beras sampai benar-benar bersih. Tiriskan dan campur dengan bumbu-bumbu di atas.
- Lalu, tambahkan air dan aduk kembali.
- Kemudian, masukkan beras tersebut ke dalam bambu. Ratakan dan tutup kedua lubangnya menggunakan daun pisang.
- Selanjutnya, bakar di atas bara api selama kurang lebih 30 menit. Angkat sehabis matang dan sajikan di piring
Baca Juga : Resep Nasi Uduk Ijo Khas Sukabumi
Hmm, nasi kolo memang sangat enak. Seperti lontong tapi versi lainnya, alasannya ialah dibentuk dengan cara dibakar. Rasa dan aromanya sangat khas, terlebih dikala gres diangkat dari bara api. Sajian resep kolo khas NTT ini sanggup Anda santap dengan lauk apa saja, semur ayam, soto nangka atau masakan lain khas Nusa Tenggara Timur. Selamat menikmati dan salam koki!