Resep nasi jagung khas NTT biasanya dimasak biasa atau dicampur dengan nasi beras. Kenapa harus nasi jagung? Karena semenjak dulu nasi jagung telah menjadi makanan pokok masyarakat timur. Tidak hanya di Indonesia Timur, di Jawa pun demikian. Kalau nasi putih rasanya hambar, tapi nasi jagung sedikit manis, gurih dan ada sensasinya tersendiri.
![]() |
Nasi Jagung Khas NTT |
Ia kaya vitamin A, B1, B6, B12, C dan E, mineral mulai dari kalsium, fosfor, natrium, folat dan zinc serta serat. Gizi yang paling banyak terkandung dalam resep nasi jagung khas NTT ialah magnesium. Kegunaan magnesium, yaitu untuk mengurangi resiko penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi. Jadi, sudah tahu, kan kenapa penderita diabetes diharuskan makan nasi jagung?
Walaupun begitu, bagi Anda yang tidak cocok mengkonsumsi makanan berbahan jagung, akan menjadikan flatus atau buang angin. Namun, jangan takut dulu. Anda dapat mengkonsumsinya dengan porsi yang tidak berlebihan. Hmm, daripada terlalu banyak basa-basi, lebih baik eksklusif menuju resep nasi jagung khas NTT saja! Proses pembuatannya sangatlah mudah, alasannya ialah tidak memerlukan materi lain, selain jagung giling atau tumbuk, beras putih dan air. Yuk, mari mencoba dan praktek di dapur masing-masing!
Bahan Nasi Jagung
- ½ kg jagung, digiling
- ½ kg beras putih
- 1 liter air
Cara Membuat Nasi Jagung
- Pertama, siapkanlah bahan-bahan tersebut dan basuh jagung terlebih dahulu
- Kedua, rebus air hingga mendidih dan aron jagung giling di dalamnya
- Lalu, kukus jagung hingga matang
- Kemudian, kalau Anda ingin mencampurkannya dengan nasi juga bisa. Pada step sebelumnya, campurkan jagung dengan beras yang telah dicuci. Kukus bersama
- Selanjutnya, angkat dan sajikan di piring saji.
Baca Juga : Resep Membuat Catemak Jagung Khas NTT
Ketika sudah matang, balasannya akan lebih kering dan lebih pera dari nasi putih biasa. Yang perlu diperhatikan dalam pembuatannya dengan resep nasi jagung khas NTT ini ialah airnya. Sebab, jagung mempunyai sifat banyak menyerap air, sehingga takarannya harus benar-benar diukur. Harus lebih banyak daripada memasak beras pada umumnya. Semoga membantu dan salam koki!