Foodies, resep kuliner khas Brunei yang satu ini sangat unik, alasannya yaitu materi utamanya yang mungkin agak susah untuk diperoleh, materi tersebut yaitu buah merunggai/buah kelor & telur belangkas, (mimi dalam bahasa Jawa/kepiting pari/kepiting tapal kuda). Belangkas yaitu sejenis kepiting & satu-satunya binatang yang memiliki darah berwarna biru yang berasal dari molekul tembaga didalam darah untuk membawa oksigen di dalam tubuhnya. Hal ini berbeda dengan binatang lain & insan yang memakai molekul besi (iron) untuk membawa oksigen, molekul besi, berwarna merah, molekul tembaga berwarna biru. Sedangkan buah merunggai/buah kelor, biasanya banyak dipakai dalam kuliner khas India, salah satunya kari. Kedua materi utama ini akan dimasak gulai santan/masak lemak. Hayo, niscaya foodies pada ingin tau dengan lemak buah merunggai telur belangkas khas Brunei ini? Biar gak ingin tau & ngerasa tertantang ingin nyoba, ni resepnya :
Bahan-bahan :
- 1 mangkuk telur belangkas/mimi/kepiting pari/kepiting tapal kuda, atau dapat juga telur kepiting biasa
- 4-5 batang buah merunggai/buah kelor
- 3 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 ruas jari kunyit
- 1 ruas jari halia/jahe
- 1 batang serai
- 3 buah cili padi/cabe rawit
- 2 buah asam keping/asam gelugur
- santan cair & santan kental
- garam secukupnya
- gula secukupnya
Cara menciptakan :
- bersihkan telur belangkas & buah merunggai, buah merunggai di potong kecil kecil, masukkan ke dalam panci bersama bawang merah, bawang putih, halia & cili padi yang telah diulek halus
- serai digeprek & dimasukkan sekalian
- masukkan santan cair & kunyit.
- rebus sampai mendidih, masukkan asam keping, santan kental, garam & gula
- masukkan telur belangkas, masak sehingga telur belangkas matang, aduk sekali sekali.
- jikalau sudah mendidih & matang, hidangkan panas-panas bersama nasi panas